Budiono Darsono Sang Pencetus Detik Dot Com

January 26, 2013

Cerita Tokoh

Hampir semua pengguna internet aktif maupun pasif  Indonesia yang  kenal dengan Detik dot com.

Detik dot com merupakan portal berita pertama di Indonesia yang didirikan oleh Budiono Darsono dan rekan-rekannya, Yayan Sopyan, Abdul Rahman, serta Didi Nugrahadi.

Ide untuk mendirikan Detik dot com tercetus ketika terjadi krisis politik di tahun 1998.

Kala itu, kantor tabloid Detik, tempat dia bekerja, diberangus bersama-sama majalah Tempo dan Editor.

Justru pada saat kehilangan pekerjaan dan terjepit, ide kreatif Budiono muncul.

Dengan bermodalkan semangat, tape recorder, dan HT (handy talky), Budiono meliput peristiwa-peristiwa seputar unjuk rasa mahasiswa dan pergolakan politik yang memang sedang marak saat itu. Liputan pertama Detik dot com adalah tragedi Semanggi 1998.

Pemilihan nama Detik dot com terinspirasi karena Budiono memimpikan setiap detik selalu ada berita baru yang harus dipublikasikan. “Mengapa menunggu besok? Detik ini juga,” begitulah slogan yang terpampang di blog resmi Budiono.

Masa-masa awal perjalanan Detik.com banyak menyita waktu dan tenaga Budiono. Setiap waktu harus mencari informasi, wawancara, menulis, dan posting. Sampai-sampai istri dan keluarga terlupakan.

Hingga pada tanggal 3 Agustus 2011 Chairul Tanjung sepakat untuk membayarkan 60 juta dollar AS atau Rp 521-540 miliar untuk kepemilikan 100% saham Detik dot com.

Budiono Darsono sebagai pemimpin redaksi Detik dot com dipastikan tidak akan hengkang minimal hingga masa transisi selesai.

Demikian juga dengan jajaran eksekutif saat ini diminta untuk tetap tinggal untuk melewati masa transisi perpindahan kepemilikan.

Nilai pembelian portal berita Detik dot com mungkin merupakan nilai yang sangat besar dan termasuk rekor karena sejauh ini belum ada portal berita independen .

Yah itulah Budiono Darsono,Hanya berawal dari satu ide cemerlang , menjadikan beliau sosok yang patut di perhitungkan di dunia media online.

Pria Yang satu ini lahir di Semarang, 1 Oktober 1961. Hana Budiono adalah nama istri Budiono Darsono. Hana adalah ibu dari dua anak saja: Fajar Putra Suprabana (Utha) dan Bening Putri Wardani.

Setelah menyelesaikan S1 di ITB Bandung, Utha pada usia 22 tahun, September 2012 lalu telah diwisuda S2 di sebuah universitas di Australia.

Sedangkan Bening yang baru saja menyelesaikan O Level di Singapura, bergabung dengan kakaknya di Australia juga.

Budiono Darsono mengungkapkan, akuisisi 100 persen saham milik PT Agranet Multicitra Siberkom (Agrakom) oleh Grup Para bakal mendorong pendapatan keuntungan bersih perusahaan mencapai Rp 120 miliar pada tahun depan.

Tambahan sumber daya ini diharapkan dapat memaksimalkan keuntungan Detik menjadi 500 persen minimal atau menjadi Rp 120 miliar pada tahun depan.

Tahun lalu, pendapatan Detik.com mencapai Rp 120 miliar dan meraup laba bersih Rp 20 miliar.

Dengan rekam jejak pendapatan 40 persen selama 4 tahun, perusahaan menargetkan keuntungan bersih hingga Rp 40 miliar tahun ini. “Tapi, kami sadar, Detik dot com bisa tumbuh lagi kalau dibeli CT (Chairul Tanjung).” kata Budiono.

Seorang entrepreneurs yang bijaksana !!

One Response to “Budiono Darsono Sang Pencetus Detik Dot Com”

  1. agus rizal Says:

    betapa menggiurkan sebuah media online jika dilakukan dengan tulus dan ikhlas dan menjadikan motivasi bagi kami pemula web.thanks gan informasinya

    Reply

Leave a Reply

 

%d bloggers like this: