Iskandar ST Talkshow Dengan Tema Mencari Tokoh Idola Sumut

February 20, 2014

Agenda

Iskandar ST (tengah) saat berbicara pada acara Talkshow "Mencari Tokoh Idola Sumut" di Convention Bina Media, Medan, Kamis (13/2)

Iskandar ST (tengah) saat berbicara pada acara Talkshow “Mencari Tokoh Idola Sumut” di Convention Bina Media, Medan, Kamis (13/2)

Iskandar ST menjadi narasumber dalam acara talkshow “Mencari Tokoh Idola Sumut” di Convention Bina Media, Medan, Kamis (13/2.

Dalam talkshow membahas berbagai permasalahan seputar ekonomi kerakyatan, iklim investasi, dan tingkat pengangguran itu juga menampilkan sejumlah narasumber lainnya.

Para peserta yang didominasi kalangan mahasiswa terlihat cukup antusias mengikuti jalannya talkshow. Saat masuk sesi tanya-jawab, beberapa peserta tak hanya mengajukan pertanyaan, namun juga menyampaikan kritikan dan saran kepada para narasumber.

“Partai hanyalah alat dan instrumen untuk meraih kekuasaan. Kekuasaan harus digunakan untuk kepentingan rakyat. Dan, yang paling utama berjuang untuk rakyat,” jelas Iskandar.

Permasalahan yang sering timbul sekarang, lanjut Iskandar, kenapa calon anggota legislatif setelah terpilih banyak yang melupakan nasib rakyat?

“Jawabnya, karena selama ini banyak terjadinya politik transaksional terhadap rakyat,” .

Dalam kesempatan itu Iskandar mengingatkan kepada seluruh masyarakat khususnya peserta talkshow yang hadir untuk tidak memilih Caleg hanya berdasarkan hubungan saudara, komunitas, suku, etnis, dan sebagainya.

“Pilihlah calon anggota legislatif yang kepribadiannya baik, jujur, amanah, dan lihat rekam jejaknya bagaimana,” imbaunya.

alam talkshow itu juga ada peserta mengajukan pertanyaan yang cukup menggelitik kepada narasumber. Seperti pertanyaan yang dilontarkan seorang mahasiswa Fakultas Hukum UNIKA, Hotman Samosir. “Kenapa Bapak harus dipilih?” tanya Hotman kepada Iskandar.

Iskandar menjawab “Karena Saya berjuang untuk masyarakat. Semua calon anggota legislatif yang berjuang demi kepentingan rakyat harus diperjuangkan untuk dipilih,” tegasnya.

“Kita semua setuju bahwasanya rakyat harus lebih diutamakan daripada kepentingan pribadi, partai, dan kelompok,” tutupnya.

No comments yet.

Leave a Reply

 

%d bloggers like this: