Jauhi Politik ‘Wani Piro’

March 19, 2014

Agenda

Iskandar ST juga melakukan dialog untuk mendengarkan masukan dan harapan masyarakat Desa Betimus, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang kepada dirinya

Iskandar ST juga melakukan dialog untuk mendengarkan masukan dan harapan masyarakat Desa Betimus, Kecamatan Sibolangit,
Kabupaten Deli Serdang kepada dirinya

Iskandar ST mengajak masyarakat agar pada 9 April 2014 menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya dan tidak salah memilih. Sebab Pemilu 2014 akan sangat menentukan nasib bangsa lima tahun ke depan.

“Mari kita pilih Caleg-Caleg yang baik. Saya pribadi menyatakan, kalau ada Caleg yang lebih baik dari saya, silakan pilih. Tidak harus saya dipilih. Karena negara kita saat ini sangat membutuhkan orang-orang baik untuk melakukan perubahan.”

Masyarakat yang menerapkan politik ‘wani piro’ itu, katanya, baru mau memilih kalau diberi uang, meskipun orang yang dipilih itu bukan orang baik. Sudah tahu bukan orang baik, tetapi tetap dipilih hanya karena diberi uang Rp50 ribu atau Rp100 ribu.

“Akhirnya, inilah yang membuat kita seperti berada dalam lingkaran setan, terjebak tidak bisa keluar untuk membuat perubahan di negeri kita tercinta ini,” cetus pria berkacamata yang akrab disapa Bang Is itu.

“Saya telah berkunjung ke desa-desa dan dusun-dusun, sudah 286 dusun saya kunjungi dalam enam bulan terakhir. Dan, rata-rata masyarakat yang saya kunjungi sangat menginginkan adanya perubahan karena sadar kita sudah jauh tertinggal dari negara-negara lain. Untuk itulah masyarakat yang ingin perubahan bergabung ke Partai NasDem,” ungkapnya.

Iskandar menegaskan bahwa saat ini Indonesia sangat membutuhkan Caleg-Caleg yang baik, jujur, bersih, dan berani membela kepentingan masyarakat.

Menurutnya akan sangat sulit membuat kondisi bangsa Indonesia berubah ke arah yang lebih baik kalau wakil-wakil rakyat yang terpilih bukan orang-orang yang baik, jujur, bersih, dan berani.

Untuk itulah Iskandar menegaskan bahwa seluruh Caleg NasDem sudah melalui seleksi yang sangat ketat, termasuk harus terbebas dari penyalahgunaan Narkoba.

“Saya sendiri harus menjalani tes Narkoba di BNN, Jakarta. Di provinsi juga dilakukan tes Narkoba. Khusus untuk Caleg DPR RI yang sampai dua kali dites Narkoba. Yang tidak lulus (tes Narkoba) langsung dicoret namanya dari daftar Caleg NasDem,” beber Iskandar.

Di bagian akhir dari sosialisasinya, Iskandar kembali mengajak segenap masyarakat agar pada Pemilu Legislatif 9 April 2014 agar menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya dan jangan Golput atau tidak memilih.

No comments yet.

Leave a Reply

 

%d bloggers like this: