Menguji Kelayakan Menjadi Pengusaha

February 22, 2013

Cerita Tokoh, Entrepreneurs

Setiap orang berkesempatan sama untuk menjadi seorang pengusaha ,Akan tetapi , Seiring  berputarnya roda waktu , Kesempatan itu ada yang bertambah besar dan ada yang mengecil.

Diperlukan Indikator untuk mengukur tingkat kelayakan seseorang menjadi pengusaha agar kesempatan yang ada bisa di perbesar.

Dibawah ini kita akan mengukur satu persatu kelayakan anda untuk menjadi seorang pengusaha .

  • Respon Terhadap Kejadian Buruk

Dalam hidup kita sering mengalami kejadian buruk , Seperti penolakan , Kegagalan , Kekecewaan , Hinaan dan Makian .

Disaat anda berhadapan dengan penolakan, Sebagai contoh , Apa yang anda katakan kepada orang yang menolak cinta atau lamaran anda ? , Bagaimana perasaan dan pikiran anda saat itu ? , Dan Apa yang akan anda lakukan saat cinta atau lamaran anda di tolak ?

Jika jujur , respon anda terhadap kejadian tersebut sebagai berikut , Berkata kasar dengan nada marah bahkan mengancam , Tertekan dan berpikir untuk membalas atau mencelakakan orang yang menolak anda suatu hari nanti , Dan Marah lalu mencelakai orang yang menolak anda.

Jika respon anda seperti itu , Tingkat kelayakan anda untuk menjadi pengusaha sangat rendah , Sebaiknya anda memilih menjadi karyawan biasa saja.

Bandingkan dengan respon berikut ini , Berterima kasih dengan santun atas kesempatan yang telah diberikan , Menerima dengan lapang dada , Dan Mengevaluasi diri lalu menentukan langkah dan go action again .

Respon kedua memberikan anda kelayakan yang tinggi untuk menjadi pengusaha , Tinggal anda mengasah kemampuan dan pengalaman bisnis anda.

  • Aktivitas Menjual  : Persepsi ,Kemauan dan Kemampuan

Jika anda memiliki persepsi negatif terhadap aktivitas menjual , Motivasi yang rendah dan merasa tidak mampu untuki menjual , Posisi pegawai cocok untuk anda.

Akan tetapi jika anda memiliki persepsi positif terhadap aktivitas menjual , Kemauan dan kesenangan yang besar untuk menjual serta terampil atau terus belajar menjual , anda layak menjadi pengusaha.

  • Cara Pandang Terhadap Resiko

Aapakah anda memandang resiko sebagai sesuatu yang harus di hindari atau sesuatu yang harus dikelola ? Cara pandang yang pertama akan menempatkan anda sebagai karyawan atau pegawai yang baik.

  • Pilihan : Keamanan Atau Kebebasan Finansial

Apakah anda tiap hari bekerja untuk mendapatkan uang dalam rangka menciptakan keamanan hidup atau menciptakan kebebasan hidup ( Memiliki kendali atas kehidupan ekonomi dan kebebasan dalam menentukan standar hidup ).

Seorang karyawan atau pegawai mengejar keamanan sedangkan seorang pengusaha menciptakan kebebasan.

  • Respon Terhadap Perubahan

Jika terjadi perubahan dalam hidup anda , apakah di tempat kerja , seperti rotasi jabatan , dalam keluarga seperti hadirnya anggota keluarga baru  , Anda merasa nyaman atau terganggu atas perubahan itu ?

Jika anda bisa merasa nyaman dengan perubahan itu dan mampu beradaptasi dengan cepat , itu pertanda ada benih entrepreneurs di dalam diri anda , Dan jika anda merasa terganggu Anda menjadi karyawan saja !!

Edi Susanto

One Response to “Menguji Kelayakan Menjadi Pengusaha”

  1. Ahmad Syaifudin Says:

    yes… saya suka dengan kegiatan menjual.
    Mengenai resiko, terkadang saya menghindari tapi dari bacaan di atas, yang bagus resiko justru di kelola ya.

    Reply

Leave a Reply

 

%d bloggers like this: