Pola Pikir Pelaku Wirausaha

February 10, 2014

Entrepreneurs, Tulisan Saya, Wirausaha

Entrepreneurs (Wirausaha) secara historis sudah dikenal sejak diperkenalkan oleh Richard Castillon pada tahun 1755. Di luar negeri, istilah kewirausahaan telah dikenal sejak abad 16, sedangkan di Indonesia baru dikenal pada akhir abad 20. Beberapa istilah wirausaha seperti di Belanda dikenal dengan ondernemer, di Jerman dikenal dengan unternehmer.

Menjadi pengusaha itu pasti sangat susah untuk mengawalinya, kita harus mulai dari 0 untuk memajukan usaha kita. bila seorang karyawan hanya bekerja sebatas jam kantor (8 jam per hari), maka lain halnya dengan seorang pelaku usaha yang dituntut untuk bekerja lebih ekstra setiap harinya.

Bahkan seorang pengusaha sukses pun bisa bekerja lebih dari 18 jam per hari untuk membangun bisnisnya.

Sebagaimana telah kita ketahui kalau di negara kita ini perbandingan antara pegawai dan pengusaha sangatlah jauh. Dari beberapa artikel ada yang menyebutkan bahwa prosentase pengusaha di negara Indonesia hanya 0,2 sekian persen dari total penduduk di indonesia (250 jt jiiwa).

Padahal Negara-negara yang padat penduduknya seperti cina india dan amerika sudah banyak yang menjadi seorang pengusaha. sehingga di negara mereka sudah banyak warganya yang dapat membangun ekonomi mandiri.

Hamzah Izzulhaq, Pelaku Wirausaha Muda Berusia 19 Tahun,dia menuliskan 11 poin pemikirannya tentang gaji yang diberi hastag.Saya sendiri salut pada pemuda ini.

  1. Coba hitung, di dunia ini lebih banyak orang yang digaji atau menggaji.? Pada kenyataannya banyak orang bilang ‘kebanyakan yangg digaji’ sudah pasti.
  2. Itu sebabnya orang-orang Kaya dan Super Kaya Jumlahnya sedikit. Tapi orang-orang miskin dan menengah banyak.
  3. Sejarah membuktikan bahwa jumlah orang-orang sukses dan pahlawan itu sedikit. Sedangkan orang-orang yang biasa saja begitu banyak.
  4. Makanya orang-orang yang memegang kendali ekonomi dunia hanyalah segelintir orang,kenapa,? karna Orang-orang sukses selalu berjumlah sedikit
  5. Orang-orang umum lebih senang di gaji daripada menggaji. Ini yang membuat rendahnya jumlah pengusaha di Indonesia. Kita kalah sama Cina.
  6. Kita bayangkan, jika kita digaji 3juta/bulan, setahun kita cuma dpt 36juta. Itupun pasti buat makan,ongkos,dll.
  7. Lebih lagi kalau kita gaji 1jt/bulan. Kita baru bisa punya uang 1 Milyar setelah 1000 bulan.
  8. Sedangkan kalau kita jadi pengusaha, tidak sampai 5 tahun berbisnis paling tidak sudah bisa beli mobil sendiri dan punya tabungan yang cukup.
  9. Hidup itu pilihan. Artikel ini hanya mencoba memberikan gambaran saja, tinggal nanti terserah anda pilih ‘menggaji’ atau ‘digaji’ ?
  10. Untuk yang sekarang sudah terlanjur digaji, masih ada waktu untuk belajar jadi pengusaha,Banyak pengusaha-pengusaha sukses yg dulunya jadi karyawan.
  11. Buat yang masih sekolah/kuliah, siapkan mental yang kuat dan ubah pola-pikir menjadi pengusaha dari sekarang.

Mau buka usaha memang butuh modal, tapi bukan berarti itu untuk menunda untuk memulai.Kebanyakn dari kita kan udah sekolah ,apalagi yang sampai sarjana, mestinya bisa  membuat konsep bisnis tanpa modal yang banyak.

Menjadi seorang pengusaha memang tidaklah mudah ,membutuhkan sosok bermental kuat dan berdaya saing tinggi. Dibutuhkan pola pikir positif dan lingkungan yang tepat untuk dapat menciptakan calon pengusaha sukses. Untuk mengetahui kunci sukses menjadi pengusaha berkarakter.

, , , , , , , , , ,

No comments yet.

Leave a Reply

 

%d bloggers like this: